Kamis, 15 Desember 2011

Evaluasi Tambang

I. PEMERIKSAAN DAN PENELITIAN TAMBANG
 
 Mine Examination/ Mine Evaluation/ Pemeriksaan Tambang
Suatu kegiatan utk menentukan semua factor/variable yg berpengaruh atas nilai suatu proyek Tambang.

Faktor/Variabel yg dimaksud :
- Cadangan Endapan Bahan Galian (ore reserves)
- Tingkat Produksi (Mining rates)
- Pendapatan (Revenues)
- Biaya-biaya (Cost)
- Keuntungan (Expected returns)
- Resiko terkait (Associated risks)

Mine Valuation/ Penelitian Tambang
Kegiatan untuk memperkirakan nilai dari suatu proyek tambang.
 
II. INVESTASI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Konsep Dasar Analisis Investasi

Evaluasi ekonomi terhadap alternatif-alternatif investasi (penanaman modal) adalah evaluasi secara sistematis potensi keuntungan relatif dari alternatif-alternatif tersebut.
Dilakukan scr sistematis karena alternatif-alternatif yg dibandingkan sgt mungkin memiliki perbedaan dalam :
- biaya, keuntungan maupun pendapatan, serta waktu terjadinya biaya, keuntungan dan pendptan.
- umur proyek, pertimbangan pajak, dampak eskalasi dan inflasi terhadap biaya dan pendapatan proyek.
 
Evaluasi atas beberepe alternatif investasi utk memilih alternatif yg akan memaksimalkan keuntungan dr setiap dollar/rupiah yg ditanam merupakan sasaran kunci dr setiap manager perusahaan/investor.

Keberhasilan utk mencapai sasaran tsb manager/investor hrs menguasai:
- Dasar-dasar evaluasi ekonomi.
- Metoda pengambilan keputusan investasi.

Study kelayakan :
Proses pemeriksaan utk menilai kelayakan teknik dan ekonomi suatu proyek Tambang.
Berdasarkan kuantitas dan kualitas data yg digunakan study kelayakan dikelompokan sbg:
A. Study Kelayakan Awal
1. Diskripsi proyek : letak geografi, jalan msk, iklim, sejarah proyek, bentuk kontrak, jadwal pengembangan tambang dan fasilitas pengolahan.
2. Geologi : Geo Regional, Diskripsi rinci wilayah proyek, perhitungan awal cadangan, rencana utk melakukan evaluasi rinci.
3. Tambang : geometri endapan bahan galian, usulan rencana penambangan
4. Pengolahan : Diskripsi secara teknik utk fasilitas penambangan.
5. Kebutuhan Operasi lainnya : energi yg tersedia, air, suku cadang dll.
6.Transportasi : diskripsi fasilitas pengangkutan tambahan yg diperlukan. (jalan, lapangan terbang, jembatan, rel)
7. Kota dan Fasilitas terkait : perumahan, sekolah, rumah sakit, kantor.
8. Kebutuhan Tenaga Kerja : perkiraan jumlah tenaga kerja yg diperlukan berdsrkan kualifikasinya (skill) dan kemungkinan tersedianya pekerja setempat.
9. Perlindungan Ling : rencana untuk mengurangi/ meminimalkan kerusakan lingkungan, deskripsi mengenai peraturan ttg lingkungan yg terkait.
10. Aspek Hukum : Undang-undang pertambangan, perpajakan, peraturan penanaman modal, resiko polotik.
11. Analisis Ekonomi : estimasi utk peralatan dan pabrik, tenaga kerja, infrastruktur, bhn baku, analisis psr termsk produksi, konsumsi dan formasi harga utk min terkait, perkiraan pendapatan berdasar produksi yg diharapkan dan harga minimal, analisis arus uang tunai (cash flow) dan nilai sekarang, analisis kepekaan.

Pelaku : studi kelayakan awal dpt dibuat oleh seorang ahli teknik (economic geologist / mining engineer).

Kualifikasi Pelaku :
- Rasional, yakni mampu menimbang scr cermat semua komponen dan menarik kesimpulan logis dgn tetap menunjukan akurasi dr fakta yg ditangani.
- Jujur, memiliki integritas dan terus terang.
- Memahami prinsip-prinsip geologi dan mampu menerapkan pd kondisi local.
- Menguasai teori dan praktek sampling
- Memiliki pengetahuan ttg metoda pertambangan dan biaya yg ditimbulkannya.
- Memahami proses pengolahan
- Mampu utk menghitung biaya produksi dan memperkirakan keuntungan yg diharapkan.
- Memahami prinsip-prinsip ekonomi dan kondisi perdagangan berikut dampaknya dlm industri pertambangan
- Memahami prinsip nilai uang berdasarkan waktu.

B. Studi Kelayakan lanjut :
 
Pelaku : melibatkan ahli dr berbagai bidang disiplin ilmu (teknik, ekenomi, hukum)
Faktor yang perlu dibahas:
1. Informasi Tentang Bahan Galian :
Geologi, Geometri, Geografi, Eksplorasi.
2. Informasi ttg Ekonomi Proyek :
Pasar, Transportasi, Utilities, Tanah-air-dan Hak Atas Mineral, Naker, Kebjkn Pemerintah, Pembiayaan.
3. Pemilihan Metode Tambang
Physical Controls, Selectivity, Persyaratan praproduksi, Persyaratan produksi.
4. Metode Pengolahan
Mineralogi, Proses-proses Alternatif, Kualitas Produksi dan spesifikasi, Recoveries dan kualitas produk, Tata letak Pabrik.
5. Estimasi Biaya Modal dan Operasi:
Biaya modal, Biaya Operasi.

Laporan akhir studi kelayakan mencantumkan hal-hal :
1. Menyajikan kerangka lengkap ttg fakta yg berkaitan dgn proyek mineral.
2. Memuat skema ttg eksploitasi lengkap disertai rencana, desain, daftar peralatan dsb scr rinci utk keperluan estimasi biaya dan akibat ekonominya.
3. Menunjukan kemungkinan keuntungan penanaman modal dlm proyek, bila proyek dilengkapi dan beroperasi sesuai dgn laporan.
4. Menyajikan perkiraan factor hukum, alternatif pembiayaan, aturan fiscal, aturan lingkungan, resiko dan analisis kepekaan yg berpengaruh thd variabel2 teknik, ekonomi, politik, dan keuangan proyek.
5. Memuat semua informasi yg berguna sbg masukan bg pemilik modal atau sbg bhn presentasi utk calon partner / pihak-pihak yg akan membiayai proyek.

Engineering Economy

Dalam kaitannya seorang ahli teknik dihadapkan pd 2 lingkungan :
- Link Eksata
- Link Ekonomi.
Utk menghslkan produk/jasa perlu pengetahuan ttg hukum-hukum fisika. Ttp nilai dr produk/jasa tsb terletak pd manfaatnya yg diukur scr ekonomi.
Usulan teknik perlu ditinjau dlm batasan nilai dan biaya sebelum usulan tsb dilaksanakan. 
Syarat mutlak keberhasilan suatu penerapan teknim adalah kelayakan ekonomi.

Making Decisions / Pengambilan Keputusan
- Merumuskan masalah
- Menganalis masalah
- Mengembangkan alternatif-alternatif pemecah masalah yg mungkin
- Memilih alternatif terbaik.
- Melaksanakan keputusan yg diambil scr efektif.

Proyek investasi dikelompokan dlm :
-Investasi Penghasil Pendapatan
-Investasi Penghasil Jasa.

Investment Analysis/ Analisis Penanaman Modal
Mencakup :
1. Analisis Ekonomi : analisis mendasarkan tinjauan pd keuntungan dan biaya dr proyek.
2. Analisis keuangan : analisis mendasar tinjauan pd dr mana dana proyek akan diperoleh.
3. Analisis Intagible : analisis mendasar tinjauan pd faktor2 yg berpengaruh pd pnnmn modal ttp faktor2 tsb tdk dpt diraba misal : UU, pertimbangan keselamatan, pendapat umum, goodwill, pertimbangan politis, peraturan perpjkn.

Penggunaan Metode Evaluasi Proyek :
1. Investor
- Dpt berupa sponsor proyek / pelaksana
- Bersedia mengambil risiko utk memperoleh imbalan yg diinginkan.
2. Pemberian Pinjaman
- Bank komersial dan organisasi keuangan
- Hanya bersedia menerima risiko yg < drpd risiko yg dihadapi oleh investor.
3. Pemerintah
- Scr nasional/local dpt berperan sbg pemberi pinjaman, pemilik endapan ataupun bdn pembuat peraturan pertambangan dan perpajakan
- lebih tertarik pd manfaat proyek dibanding biaya yg timbul
- harus memperhatikan pula misal sosial selain misal untung dan rugi.

Pola Penambangan Dengan Biaya Efektif
1. Sifat Biaya Operasi
- Biaya operasi rendah mrpkn tuj yg diinginkan
- Biaya operasi rendah sgt penting utk TA berorientasi ekspor.
2. Konsistensi dgn pengetahuan dan falsafah pemilik.
- Sederhanakan operasi dan kurangi kerumitan.
- Metoda penambangan mencerminkan falsafah perusahaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More